Duh! Pak Jokowi, Masih Ada Jembatan Mengenaskan di Jakarta


Apa yang tidak ada di Jakarta? Gedung bertingkat, mobil mewah, aneka jenis makanan, semua lengkap. Tapi, ada cerita lain di sudut Jakarta. Sebuah jembatan mengenaskan, yang bila dilewati bergoyang, masih eksis di RT 11/RW 02 Srengseng Sawah, Jakarta Selatan.
Selama ini kerap kita melihat jembatan yang kondisinya memprihatinkan di daerah-daerah. Tapi ternyata sebuah jembatan yang tak layak juga ada di Jakarta, tak jauh dari jantung kota. Jembatan itu menghubungkan Jakarta dan Depok.

"Jembatan ini sudah 30 tahun," kata seorang warga, Markusin (45), yang ditemui detikcom, Rabu (5/12/2012).

Jembatan itu menjadi penghubung Depok dan Jakarta. Jembatan itu selama ini menjadi sarana warga beraktivitas. Dahulu sebelum tahun 1982, warga menggunakan getek atau sejenis rakit.

"Jembatan ini dibuat untuk kebutuhan masyarakat saja," imbuh Markusin yang bersama keluarganya membangun jembatan itu.

Dahulu, setelah jembatan jadi, warga diminta menyumbang Rp 500 sekali melintas. Tapi itu dahulu, ketika masih ada penjaganya. Belakangan, setelah sang penjaga tak becus mengurus uang sumbangan, kini hanya kotak amal saja yang tersedia di sisi jembatan. Uang dari hasil sumbangan itu guna merawat jembatan. 

"Panjang jembatan 100 meter lebar 120 cm. Menggunakan bambu 600 batang, drum bekas 75 dan kawat slink 4x20 mter," jelas Markusin.

Sehari-hari warga dan pelajar melintasi jembatan itu. Mereka harus lewat jembatan sederhana ini sebab bila tidak melewati jembatan, warga mesti memutar ke jalan yang jaraknya cukup jauh. Kalau naik ojek ongkosnya sekitar Rp 20 ribu. 

Jembatan itu berada di atas Kali Ciliwung, dengan ketinggian 7 meter dari permukaan air. "Yah kalau Pak Jokowi atau Pak Wali Kota Depok mau datang membantu untuk jembatan ini saya syukur saja," timpal Markusin.

No comments:

Post a Comment