Jokowi: Bikin Tanggul kok Tanpa Tulang, ya Jebol



Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum untuk memperbaiki tanggul saluran Kali Cipinang yang jebol pada Kamis (20/12/2012) dinihari.

Jokowi yang meninjau langsung  lokasi jebolnya tanggul di RW 05, Kelurahan Makasar, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Jumat (21/12/2012) tengah malam tadi, juga meminta Dinas PU untuk meninjau dan memperbaiki tanggul-tanggul dan saluran lainnya. Dengan demikian diharapkan tidak ada lagi tanggul seperti di Makasar.
"Saya perintahkan Dinas PU untuk langsung kerjakan. Saya akan suruh cek semualah nanti. Semua tanggul jangan seperti tanggul tadi, nggak ada tulang, nggak ada rangka. Nanti diterjang air gampang sekali jebol," kata Jokowi kepada wartawan di lokasi.
Terpantau tanggul yang jebol memiliki panjang 10 meter dengan tinggi sekitar 50 sentimeter di atas bangunan tanggul sebelumnya setinggi sekitar 1,5 meter.
Sekitar pukul 02.00 WIB, tanggul yang dibangun dengan bata dan semen itu tak sanggup menahan arus air ketika hujan deras terus menerus mengguyur. Air yang meluber kemudian menggenangi pemukiman warga di RT 01 hingga 05 RW 05, dengan ketinggian air mencapai satu hingga 1,5 meter.
Diberikatakn sebelumnya, luapan kali juga menggenangi Jalan Pusdiklat Depnaker dan Jalan Masjid Suprapto. Akibatnya, akses jalan kendaraan warga dari Pinang Ranti menuju Cililitan dan Halim, maupun sebaliknya sempat terputus.
Banjir yang sudah tiga kali terjadi belakangan ini mengakibatkan 979 warga terpaksa mengungsi ke GOR Makasar.

No comments:

Post a Comment